Jumat, 29 April 2016

Toyota Patenkan Teknologi HUD Canggih



Pengembangan teknologi otomotif masa depan terus berkembang. Kali ini, produsen kendaraan asal Jepang, Toyota, mulai patenkan teknologi head-up display (HUD), yang punya teknologi dengan tingkat lebih tinggi.
Untuk kendaraan roda empat, secara konvensional, teknologi ini tentu akan mempersempit pandangan pengemudi, karena kaca depan akan dipenuhi informasi, seperti kecepatan dan navigasi. Namun, Toyota mensiasati konsep HUD dengan lebih canggih, tanpa mengganggu penglihatan pengemudi.
Seperti dilansir laman Autoblog.com, Senin (28/3/2016), layar informasi HUD milik Toyota akan ditempatkan di lokasi terbaik, dan bisa berpindah sesuai dengan kebutuhan pengemudi. Electronic Control Unit (ECU) pada mobil akan menganalisis sudut kemudi dan kecepatan. Lalu terdapat kamera depan untuk memindai marka jalan dan di dalam untuk menentukan sudut pengemudi.
Nantinya, informasi-informasi tersebut digabungkan, sehingga tampilan informasi HUD akan berada di posisi kaca depan yang sesuai, tanpa mengganggu pengemudi. Untuk keselamatan, layar informasi akan mengecil ketika kecepatan mobil bertambah.
Paten Toyota ini sudah mendekati kenyataan, karena masing-masing komponen sudah ada. Diharapkan, perusahaan-perusahaan otomotif yang punya konsep HUD cepat terealisasi, karena ini akan sangat menyenangkan. Beberapa yang sudah merilis teknologi ini, misalnya BMW dan Samsung.

Mengapa Kompresi Mesin SkyActiv di Indonesia Lebih Kecil?



Para insinyur Mazda menciptakan mesin bensin SkyActiv-G dengan rasio kompresi 1:14 yang diklaim tertinggi di dunia untuk mobil produksi. Mesin itu diklaim juga menghasilkan efisiensi bahan bakar jauh lebih optimal dibanding mesin non-turbo lainnya, tapi ternyata teknologi ini tidak cocok di Indonesia.
Masalahnya kompresi 1:14 butuh bahan bakar minimal Research Octane Number (RON) 92. Bila ditawarkan di Indonesia, kendalanya bukan hanya harga mobil jadi makin mahal tapi juga mengurangi potensi pembelian di daerah. Sebab bahan bakar setara Pertamax Plus itu sulit ditemukan di luar kota besar apalagi di luar pulau Jawa.
Mesin Skyactiv Mazda yang digunakan pada Biante yang dipasarkan di Indonesia
Solusinya, Mazda Motor Indoenesia (MMI) menawarkan SkyActiv-G dengan rasio kompresi sedikit lebih rendah yakni 1:13. Pilihan ini lebih masuk akal buat semua pihak, MMI dapat potensi penjualan sedangkan konsumen tidak perlu khawatir karena mobil bisa meneguk minimal RON 90 (Pertalite).
“Sangat beresiko kalau harus dikasih 1:14, tapi toh dikasih 1:13 saja sudah luar biasa dan terbukti bagus,” kata Ari Tristanto, Sales Trainer MMI di Bandung, Sabtu (19/3/2016).
Negara lain yang juga menggunakan SkyActiv-G dengan rasio kompresi 1:13 yakni Amerika Serikat, dengan begitu konsumen bisa menggunakan bahan bakar berkualitas lebih rendah yang otomatis lebih murah.
Di Indonesia SkyActi-G digunakan pada mesin 1.5L yang dimilikihatchback 2, 2.0L dan 2.5L pada SUV CX-5, dan 2.5L pada sedan 6. Mesin 2.0L pada MPV Biante juga menggunakan teknologi SkyActi-Gm namun bedanya rasio kompresi lebih rendah lagi yakni 1:12, sebab saluran pembuangan belum menggunakan konfigurasi 4-2-1.

EcoBlue, Teknologi Diesel Teranyar Ford



Ford Motor Company telah meluncurkan varian mesin diesel terbaru, yakni EcoBlue. Serupa seperti EcoBoost, teknologi yang ditanamkan bisa membuat mobil hemat bahan bakar minyak (BBM), namun tetap memiliki tenaga yang mumpuni.
Diberitakan laman Worldcarfans, Rabu (27/4/2016) mesin diesel EcoBlue berkapasitas 2.0-liter. Namun, pilihan tenaganya berbeda-beda, dimulai 105 tk, 130 tk dan 170 tk. Rencananya akan disematkan di kendaraan komersial atau pikap kabin ganda Ford di masa mendatang.
“Mesin diesel terbaru ini menawarkan efisiensi bahan bakar dan menghasilkan CO2 lebih rendah 10 persen dari biasanya. Mesin bensin kita punya EcoBoost, dan diesel kini tersedia EcoBlue,” ujar Jim Farley, Chairman dan CEO Ford Eropa.
Bukan hanya itu, produsen asal Amerika Serikat (AS) ini mengklaim teknologi mesin diesel terbarunya itu menghasilkan emisi udara rendah dan sudah memenuhi standar euro VI. Tingkat kebisingan juga dibuat berkurang, sehingga tidak seperti diesel lainnya.
Menariknya lagi, mesin yang dikembangkan oleh tim engineering di Inggris dan Jerman itu akan tersedia untuk kendaraan penumpang, tetapi, kapasitasnya lebih kecil, yakni 1.5-liter. Namun, belum bisa diketahui berapa besaran tenaga dan torsinya.

Hayuk Kenali Gejala Kerusakan Rem

#TipsOtomotif #Mobil #Motor
Gejala Kerusakan Rem | Agar tetap safety, hayuk kenali beberapa gejala kerusakan rem pada kendaraan yang biasa kita tumpangi. Ini untuk gejala kerusakan rem pada kendaraan yang menggunakan sistem rem cakram.
caliper rem mobil
Setidaknya ada tiga hal yang menjadi tanda kerusakan rem atau gejala keausan rem pada kendaraan bermotor. Baik itu gejala kerusakan rem pada motor dan pada mobil, adalah sama saja tanda-tandanya.
Bunyi rem. Suara rem yang melengking saat melakukan pengereman adalah hal yang menunjukan tanda kalau rem tengah bermasalah. Biasanya suara tersebut merupakan tanda kalau kanvas rem sudah usang atau sudah tipis dan harus segera diganti. Hal lain yang menjadi penyebab timbulnya bunyi rem melengking adalah penggunaan suku cadang kanvas rem yang kurang baik atau berkualitas rendah sehingga gesekan yang terjadi pada rem tidak maksimal dan menimbulkan suara melengking.
Baca juga : Kenali Gejala Kerusakan Rem Cakram Mobil
Rem terasa lembut. Ketika udara atau air masuk ke dalam sistem pengereman, bisa dipastikan akan merasakan pedal rem atau handle rem yang sangat lembut.  Karat atau korosi adalah hal yang akan menyusul di kemudian hari bila ini dibiarkan begitu saja. Udara dalam  sistem pengereman akan memaksa untuk menekan pedal rem atau handle rem lebih dalam dari yang biasanya untuk menghentikan kendaraan. Dan air di dalamnya akan berpengaruh pada kinerja caliper master cakram.
Baca juga : Bagaimana Cara Mengerem Yang Benar Dan Aman
Rem bergetar. Kalau terasa ada getaran saat melakukan pengereman, bisa jadi ini menjadi indikasi bahwa caliper rem telah lengket atau caliper rem tidak bekerja dengan baik karena ada karat. Jika didiamkan, hal ini akan membuat kanvas rem menjadi habis tidak rata. Membuat setir kemudi bergetar dan akhirnya memperpendek usia komponen sparepart bagian rem.

Tips Merawat Power Steering Mobil

#TipsOtomotif #Mobil #DriveThru
Merawat Power Steering | Kali ini ada tips otomotif yang bisa dilakukan sendiri oleh pemilik mobil. Yakni tips merawat mobil kesayangan agar rasa setirannya tetap enak. Langsung tidak panjang lebar.
oli power steering
Tips merawat power steering mobil yang gampang dan murah meriah.
  1. Mengganti oli. Oli power steering perlu diganti secara rutin setiap 25rb- 30rb kilometer. Kemudian, setiap kali mobil sudah menempuh jarak 50rb kilometer, lakukan pengurasan agar kotoran yang menggumpal selama mobil beroperasi bisa dihilangkan. Mengingat pentingnya fungsi oli power steering, maka perlu memeriksa kondisi oli setidaknya seminggu sekali. Perhatikan pula volume oli power steeringnya. Jangan sampai berada pada posisi di bawah garis limit minimum.
  2. Cara berkendara. Petama, memastikan roda dalam posisi lurus saat parkir. Kemudian hindari memutar kemudi sampai mentok. Kalau hal tersebut hanya dilakukan satu atau dua kali dalam waktu yang singkat, tidak akan terlampau berpengaruh. Namun, kalau dilakukan dalam hitungan menit dan berulang-ulang, akan terjadi peningkatan suhu dan membuat karet komponen rack pinion steer mudah sobek.
  3. Tekanan angin ban mobil. Kalau tekanan angin ban di bawah rekomendasi, maka power steering akan bekerja lebih berat karena gesekan antara ban dan permukaan ban menjadi lebih kuat. Hal ini tentu akan mempercepat keausan power steering.
Cukup mudah dan simpel untuk merawat power steering mobil. Hanya perlu drive habit yang benar. 

Pameran Mobil Suzuki Dengan Tampilan Model Sexy

Model sexy bikin nambah daya tarik penjualan












Tips Sederhana Merawat Wiper Mobil Kendaraan Anda

TipsOtomotif
Tips Sederhana Merawat Wiper Mobil | Hujan adalah salah satu halangan yang sering terjadi saat kita melakukan perjalan menggunakan mobil kesayangan. Ini karena rintik hujan akan membasahi kaca depan mobil. Ini akan membuat pandangan pengemudi menjadi terganggu.
wiper mobil
Disaat itu hujan, maka diperlukan wiper mobil yang bisa menyapu kaca depan mobil dari rintikan hujan dan debu yang mengganggu jarak pandang pengemudi. Wiper berguna untuk membersihkan air ketika hujan dan debu yang menempel pada kaca depan.
Baca juga : Tips Merawat Wiper Mobil Dan Cara Membersihkannya
Agar wiper senantiasa nyaman mengemudi saat hujan, ini ada beberapa tips merawat wiper mobil.
  • Saat membersihkan wiper pada mobil, jangan mengelapnya pada pinggiran karet. Ini karena terdapat komponen lapisan kimia yang menjaga elastisitas karetnya.
  • Saat melakukan pembersihan pada wiper mobil gunakan cairan khusus pembersih wiper dan dianjurkan untuk memasang stand agar karet tidak menempel pada kaca mobil.
  • Jika arah air washer kaca mobil tidak tepat arahnya atau keluarnya air rada seret atau bahkan tidak keluar sama sekali, periksalah lubang-lubang pada nozzle dari kemungkinan tersumbat. Bersihkan lubang washer itu menggunakan jarum kecil atau peniti.
  • Baca juga : Tips Sederhana Untuk Perawatan Wiper Mobil
  • Jika mobil sering diparkir di tempat yang langsung terpapar sinar matahari, sebaiknya angkat wiper tersebut jangan sampai menempel pada kaca mobil.
  • Cek kondisi karet wiper mobil, bila ditemukan retakan atau karet sudah rapuk, maka disarankan dilakukan penggantian karet wiper tersebut.